!
BUMA Merambah Bisnis Logistik dan Energi Lewat Kemitraan Omovo

Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) mulai merambah bisnis logistik dan energi dengan menjajaki pengembangan kendaraan listrik dan panel surya bekerja sama dengan Omovo.(Dok BUMA)

Badan Usaha Milik Ansor merambah bisnis logistik dan energi melalui BUMA Logistic & Energy dengan menjajaki pengembangan kendaraan listrik serta panel surya bersama Omovo di Jombang pada Minggu (30/8/2026), dilansir dari Cahaya.

Sektor logistik dipilih karena dinilai memiliki posisi krusial dalam menopang arus perdagangan. Langkah ekspansi ini juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat serta para pelaku usaha di tingkat daerah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin menilai efisiensi logistik harus bisa dirasakan oleh para pelaku usaha daerah, bukan hanya perusahaan skala besar.

“Tidak ada aktivitas perdagangan tanpa dukungan rantai pasok dan logistik. Karena itu, BUMA Logistic harus mampu mengintegrasikan berbagai rantai produk dari hulu hingga hilir,” ujar Addin Jauharudin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Addin menambahkan bahwa langkah bisnis tersebut selaras dengan nilai-nilai historis kemandirian ekonomi yang diusung oleh para pendiri Nahdlatul Ulama sejak awal berdiri.

“BUMA tidak boleh berhenti hanya sebagai pedagang. Semangat kemandirian ekonomi yang dulu dirintis para pendiri NU perlu kita teruskan dalam konteks hari ini,” kata Addin Jauharudin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Rantai usaha yang saling terhubung diharapkan mampu menebarkan manfaat ekonomi yang luas bagi seluruh kader Ansor maupun masyarakat umum.

Langkah BUMA masuk ke lini bisnis anyar ini diputuskan dengan mempertimbangkan dinamika pasar serta lompatan teknologi di bidang energi dan transportasi.

“Kolaborasi dengan Omovo menjadi salah satu langkah awal untuk mengeksplorasi pengembangan kendaraan listrik dan panel surya dengan pendekatan yang terukur,” ujar Firmana Tri Andika, Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA.

BUMA memilih untuk tidak langsung melakukan ekspansi secara ugal-ugalan. Pemetaan kebutuhan pasar, penguatan jaringan, dan penyusunan model kemitraan akan dimatangkan terlebih dahulu.

“Kami ingin memastikan setiap pengembangan bisnis berangkat dari kebutuhan pasar dan memiliki model kolaborasi yang jelas,” katanya Firmana Tri Andika, Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA.

Kapasitas internal dan jaringan mitra bakal diperkuat sebelum perusahaan memperluas jangkauan operasionalnya. Selain sektor energi dan logistik, BUMA aktif menjalankan program pembinaan kewirausahaan lewat Club Usaha Ansor serta layanan sertifikasi.

Peluncuran BUMA Logistic & Energy sendiri digelar di Teras BUMA yang bertempat di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, bertepatan dengan momentum penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.

Related information

Chat with us
SHARE
TOP
Chat with us